LANGKAH MENYUSUN BUKU SECARA SISTEMATIS

Pertemuan ke 16 Pelatihan Belajar Menulis PGRI diadakan pada hari Senin, 21 Februari 2022, Narasumber Yulius Roma Patandean, S.Pd dengan sapaan akrab Bang Roma dan Moderator Muliadi.

Narasumber seorang aktifitas pendidik, penulis yang cukup produktif. Beberapa buku telah berhasil diterbitkan seperti Guru Menulis Guru Berkarya (Penerbit Eduvation, 2020). Buku kedua yaitu Digital Transformation yang diterbitkan oleh salah satu penerbit mayor, penerbit ANDI Offset.

Profil lengkap beliau πŸ‘‰ di sini, selain itu beliau berbagi tips melalui link Chanel You Tube.

Malam ini Bang Roma akan berbagi langkah menyusun buku secara sistematis berdasarkan pengalaman beliau sebagai alumnus kelas BM Gel. 9 pada tahun 2020. 

4 langkah yang dipaparkan Bang Roma dalam bentuk akronim CLBK dengan penjelasan sebagai berikut:

Coba untuk menulis adalah satu kata romantis. Dengan mencoba maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya. Ada pahit, manis, asam, asin, kecewa dan bahagia kala mencoba.

Lakukan dengan segera. Praktekkan sekaligus, biarkan ide itu mengalir bersama jari-jari mungil kita. Melakukan proses lebih dalam membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan ditulis.

Budayakan menulis yang menyatu dalam perjalanan hidup. Menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya. Sebuah buku yang terbit dari penerbit.

Konsisten menulis langkah pamungkas dalam teori menulis. Sikap kita dengan melakukan pembiasaan maka dengan sendirinya akan menjadi budaya. Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam prakteknya.

Adapun sistematis dalam menulis, Bang Roma berbagi tips dan dapat kita simak melalui chanel Cara Membuat Daftar Isi, Kutipan, Indeks dan Daftar Pustaka Otomatis.

Coba, Lakukan, Budayakan, Konsisten dalam menulis. 

Kan ku petik Dawai Asmara melantunkan Pantun Cinta dalam bekaryatak ada kata Malam Terakhir ketika menulis, hindari Begadang dengan memanajemen waktu, kan kutemukan Suratan dalam hidupku tuk menjelajah Dunia sastra yang abadi.

We can through all obstacles by starting from ourselves.

23 komentar:

  1. mantap resumenya...segera bukukan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bersiap meluncur pak Muliadi..πŸ™πŸ˜Š

      Hapus
  2. Bunda yang selalu Konsisten untuk menulis karena suka berbagi ilmu. Terima kasih, Bu.πŸ‘

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah bertambah ilmu setiap hari
    Salam Blogger Bu❤❤

    BalasHapus
  4. Takut ah Kakak. Cinta lama bersemi kembali🀣

    BalasHapus
  5. Padat, semoga kita tetap konsisten

    BalasHapus
  6. Simpel,apik dan menarik. Keren Bunda.

    BalasHapus
  7. empat langkah ya bu... tinggal kita laksanakan. sukses selalu...

    BalasHapus
  8. Ciiee bunda CLBK niee πŸ˜€ super bunda

    BalasHapus
  9. Setuju Bunda. Semua intinya berawal dari diri sendiri. Jaga kesehatan Bun. Cuaca sedang tidak bersahabat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pemulihan tubuh cukup lama ya say... semangat selalu..

      Hapus
  10. Resume bunda enak di baca dan mantap...

    BalasHapus
  11. Keren bu, cepat, singkat dan padat

    BalasHapus
  12. Hasil resume Ibu Dwi selalu keren dan enak untuk di baca. Sukses selalu Bu Dwi hebat.

    BalasHapus
  13. Dawai asmara puisi sang pujangga NDY

    BalasHapus
  14. Salam literasi.. jgn lupa CLBK

    BalasHapus
  15. Benar² mantap resume dan blognya Bu Nur..πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus