OPENING CEREMONY KELAS MENULIS

Januari, 15 2022

19.30 WIB

Malam minggu merupakan malam yang sangat dinanti-nantikan pasangan yang tengah jatuh cinta. Malam minggu dikenal juga Wakuncar atau waktu kunjung pacar. Dan kini aku saatnya ber malming juga wakuncar (waktu kunjung acara) kelas menulis gelombang 23-24 yang dilakukan secara virtual dan live streaming melalui youtube. 👉 Opening Ceremony Kelas Menulis

Kelas menulis merupakan salah satu kegiatan dari banyak kegiatan yang diprakarsai oleh Om Jay (Dr. Wijaya Kusumah, M. Pd) beserta tim yang hebat. Kelas menulis merupakan gabungan dari komunitas para aktifis dan pemerhati di dunia pendidikan yang memiliki minat untuk meninggalkan jejak literasi berupa jejak digital yang nantinya akan disusun dalam bentuk tulisan dalam buku.

Untuk mengikuti kegiatan Kelas Menulis, peserta harus memiliki blog sebagai media membuat resume setiap kegiatan. Yang kemudian dari setiap resume yang dibuat akan diberi peluang bagi peserta menghasilkan suatu karya yang dituangkan dalam sebuah buku dan yang kemudian akan dibantu proses cetak dan penerbitannya. Berikut pemaparan disampaiakan oleh Mr. Brian bagi peserta agar berkomitmen pada kegiatan kelas menulis.

Kemampuan para peserta ditantang untuk mengikuti kegiatan ini, sejauh mana peserta dapat menuangkan ide pemikiran berdasarkan hasil resume yang dibuat. Seperti yang dipaparkan Mr. Brian Prasetyawan saat pembukaan kelas menulis, diharapkan bahwa peserta tidak hanya sekedar menulis atau copas dari setiap materi yang dipaparkan pada saat kelas berlangsung tetapi bagaimana peserta mampu mengembangkan melalui ide dan gagasan dari diri berdasarkan materi yang dipaparkan.

Menulis merupakan kegiatan yang mudah namun tidak semua orang mampu menuangkan dalam benuk kalimat. Menulis bentuk komunikasi yang dilakukan penulis terhadap pembacanya, baik berupa kisah nyata, keilmuan, minat, hobi dan banyak hal yang dapat disampaikan oleh seorang penulis.

Sastrawan Inggris Bulwer Lytton pernah menuliskan kalimat yang melegenda.The pen is mightier than the sword (pena lebih tajam daripada pedang). Pena adalah alat yang digunakan untuk menulis, melalui pena kita dapat menyampaikan ide dan gagasan tanpa melalui kekerasan. 

Sebagai penulis terkadang kita terhambat dalam menuangkan atau mengembangkan gagasan. Kondisi ini disebut Writer's Block, hal ini dapat juga dialami oleh penulis handal. 

Apa itu Writer's Block? Edmund Bergler seorang psikoanalisis memperkenalkan istilah writer’s block. Psikoanalisis ini menyebut “a neurotic inhibiton of productivity in creative writers”.

Writer’s block adalah pengalaman penulis saat mereka terjebak dalam proses penulisan tanpa kemampuan untuk bergerak maju dan menulis sesuatu yang baru. Gustave Falubert menyatakan juga bahwa Writer's Block merupakan pengalaman ketika penulis sama sekali tidak tahu apa yang harus ditulisnya walau sudah memeras otak.

Penulis tidak cukup hanya berbekal kemampuan dasar menulis, tetapi juga harus memiliki motivasi yang besar untuk menulis. Penulis pemula akan berhenti di tengah proses penulisan karena kehilangan motivasi menulis. Hal ini tidak bisa diabaikan, penulis akan sulit mencapai targetnya dan bagi penulis pemula akan sulit berkembang. Karena itu, melalui Kelas menulis dapat membantu meningkatkan motivasi menulis dan Writer’s block.

Melalui kegiatan kelas menulis setiap peserta dapat menerbitkan buku solo dan dapat memiliki komunikasi dua arah bersama komunitas penulis juga penerbit.

JADWAL KEGIATAN DAN MATERI KELAS MENULIS

 

Never stop to write, we can make a difference with others with our ideas.

10 komentar: