MENOREH KARYA DI PUSPERNAS

Dalam beberapa hari ini, aku lebih banyak menyimak kegiatan komunitas. Energi di tubuh untuk sementara lebih ku curahkan pada proses KBM jarak jauh dan beberapa pertemuan virtual bersifat kedinasan.

Rabu, 16 Februari 2022. Malam ini hujan cukup deras, udara terasa dingin menusuk kulit. Mungkin karena suhu tubuhku belum stabil. 
Pertemuan 14 Kelas BM, melalui WhatsApp group dibuka oleh Mbak Widya selaku moderator dengan menyampaikan susunan acara kegiatan serta memperkenalkan narasumber Dr. Mudafiatun Isriyah, SP.d, M.Pd. Tema materi yang akan disampaikan yaitu Menulis itu Indah.


Profil Narasumber

Diawal pemaparan narasumber menyampaikan bahwa menulis merupakan salah satu kegiatan berbahasa, tetapi tidak semua orang terampil berbahasa dapat menulis dengan baik. Beliau juga menyampaikan melalui kelas BM seluruh peserta dapat menorehkan karya di Puspernas melalui karya antologi atau solo. Motivasi yang luar biasa.

Liang Gie menyatakan bahwa kegiatan menulis yang mencakup beberapa unsur penting dalam menulis. Termasuk didalamnya untuk memberikan komentar, juga untuk melacak hal-hal lain seperti pengeditan kata, media dan pengaturan. 

Menulis sama halnya dengan ketrampilan yang lain dapat diperoleh dengan cara mempelajarinya dan mempraktikkannya. 

Menulis memang tidak mudah, tetapi jangan pernah membayangkan bahwa menulis adalah kegiatan yang sangat sulit atau berpendapat bahwa menulis sangat erat kaitannya dengan bakat. Sesorang dikatakan tidak dapat menulis atau menuangkan gagasan bukan karena tidak mampu, salah satu penyebabnya karena tidak memiliki pemahaman yang memadai mengenai apa, mengapa, dan bagaimana menulis itu. 

Hal yang dapat kita lakukan yaitu dengan menyelami dan memahami hakikat menulis sehingga dapat membekali diri dengan wawasan tentang konsep menulis dan konsep menulis sebagai proses. 

Konsep Menulis

Menulis pada dasarnya suatu bentuk komunikasi berbahasa (verbal) yang menggunakan simbol-simbol tulis sebagai mediumnya. Ragam komunikasi, dalam menulis setidaknya terdapat empat unsur yang terlibat, yaitu : 

  1. penulis sebagai penyampai pesan,
  2. pesan atau sesuatu yang disampaikan penulis, 
  3. saluran atau medium
  4. berupa lambang-lambang bahasa tulis seperti huruf dan tanda baca, serta
  5. penerima pesan, yaitu pembaca, sebagai penerima pesan yang disampaikan oleh penulis.

Kegiatan menulis memiliki fungsi, manfaat dan tujuan, pertama fungsi personal, yaitu mengekspresikan pikiran, sikap, atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian. Keduan, fungsi instrumental (direktif), yaitu mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain. Ketiga, fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial. Keempat, fungsi informatif, yaitu menyampaikan informasi, termasuk ilmu pengetahuan. Kelima, fungsi estetis yaitu untuk mengungkapkan atau memenuhi rasa keindahan.

Dari kelima fungsi tersebut, kita dapat menentukan mana yang merupakan dari passion kita dalam menulis. Ke arah mana bentuk tulisan yang dibuat sehingga tulisan kita dapat menentukan tujuan dari menulis sebagai berikut:

  1. Mengubah keyakinan pembaca.
  2. Menanamkan suatu pemahaman kepada pembaca.
  3. Merangsang proses berpikir pembaca.
  4. Menyenangkan dan menghibur pembaca.
  5. Memberitahu pembaca.
  6. Memotivasi pembaca

Dari kegiatan menulis yang sudah kita lakukan akan diperoleh manfaat yaitu dapat meningkatan kecerdasan, mengembangan insiatif dan kreativitas, menumbuhkan keberanian dan sebagai pendorong kemauan dan keterampilan mengumpulkan informasi.

Hairston (Nursisto, 1999: 8) juga mamaparkan beberapa manfaat menulis sebagai sarana untuk menemukan sesuatu, memunculkan ide baru, melatih keterampilan mengorganisasi dan menjernihkan sebagai konsep atau ide, melatih sikap objektif pada diri seseorang, membantu meyerap dan memproses informasi serta melatih untuk berpikir aktif.

Konsep Menulis Sebagai Proses

Setelah memahami konsep menulis selanjutnya melangkah ke proses dengan cara mengembangkan ide atau gagasan. Sumber ide dapat diperoleh dari pengalaman, trend terkini, diskusi bahkan forum komunitas yang selanjutnya dikembangkan berdasarkan hasil pengamatan, analisis, rekam jejak atau buku-buku referensi.

Dalam prosesnya, menulislah dengan hati maka akan didapat unsur kebaruan atau temuan dari sebuah tulisan. Tulisan dikatakan baik jika menemukan unsur temuan baru sehingga memiliki kontribusi baik bagi keilmuan maupun bagi kehidupan.   Dalam hal ini jika kondisi tersebut tidak sama dengan milik orang lain, maka kemungkinan tulisan kita mengandung unsur novelty.

Dari pemaparan di atas, tetapkan dalam diri bahwa menulis itu mudah. Pahami konsep menulis dengan menentukan fungsi, tujuan dan manfaat yang akan kita peroleh. Pada prosesnya kembangkan ide atau gagasan dengan mencari berbagai sumber infomasi dan referensi, dapat melalui diskusi, buku sumber bahkan komunitas. Tulislah dengan hati sehingga kita dapat menemukan unsur temuan baru dalam tulisan.

Tidak ada yang tidak mungkin ketika kita memiliki passion untuk menuangkan dan mengembangkan ide kita dalam bentuk tulisan. Tinggalkan jejak dalam karya di Puspernas. Jejak abadi

Keep writing, show your style, get your passion to writing

17 komentar:

  1. Kakakku narasumber hebat digelombang BM berikutnya, semoga dan aamiin.
    Sukses Kakak🥰

    BalasHapus
  2. Selalu enak dibaca bun...resumenya..lanjutkan..

    BalasHapus
  3. Unyu2 sekali tulisan mbakku, gemes dehh😍, mantap sekali.. apik benar

    BalasHapus
  4. terima aksih sdh menulis resuenya dengan baik.

    BalasHapus
  5. selalu menjadi teladan di blog... saya tertarik pada bagian terakhir : menulis menjadi passion ketika kita menuangkannya dalam bentuk tulisan. semangat berkarya Bunda dalam tantangan PJJ penuh pesona...

    BalasHapus
  6. Salu di depan.. tanpa perlawanan.
    Uih3.. amboy ...

    BalasHapus
  7. Sehat selalu ya Bu Dwi menjalankan KBM jarak jauhnya dan pertemuan virtual. Semoga hujan yang tercurah membuat hati semakin adem dan nyaman bahagia.

    BalasHapus
  8. Bunda sudah menjadikan menulis sebagai passion, terus semangat bun ditunggu novelty bersama tulisan bunda. Saya sudah mulai merasakannya... Ada yang sama?

    BalasHapus
  9. Mantap bund, isi blognya makin keren.
    Semangat menulis...

    BalasHapus
  10. Teruslah berkarya Bu dan semoga ke depan bisa menorehkan prestasi seperti narasumber....salam litarasi

    BalasHapus
  11. Mantapzzz... Semoga segera melaju menuju puncak

    BalasHapus
  12. selalu berkesan Bu Yanti... semangat

    BalasHapus
  13. Mengalir indah, selalu penuh makna

    BalasHapus
  14. Blog ok..tulisan ok...mantap Bu...

    BalasHapus