MEMASARKAN BUKU

Tidak ku duga hari kegiatan ini cukup padat, mulai dari take video anak-anak sanggar menari, editing, menuntaskan modul bersama dan persiapan program di bulan Maret bersama komunitas, juga mendesain 2 spanduk untuk persiapan workshop guru kelas 6. 

Mata terasa mulai redup, namun semua harus tuntas malam ini. Satu persatu, tetap konsisten tuntaskan.

19.15 WIB Senin, 28 Februari 2022 Pertemuan ke-19 Kelas Menulis. Tema Memasarkan Buku, dengan Narasumber Agus Subardana, S.E., M.M. Penerbit ANDI Yogyakarta, serta Moderator Ibu Raliyanti.

Narasumber Sejak awal tahun 1999 s.d sekarang, menggeluti Bidang Pemasaran karena background  S2-nya di Jurusan Manajemen Pemasaran. Memiliki posisi sebagai Direktur Pemasaran di Penerbit Andi selain itu beliau sering menjadi moderator berbagai event webinar. 

Buku merupakan salah satu sumber ilmu pengetahuan dan sarana utama bagi proses pembelajaran serta sarana  penyampaian informasi. Sejak usia dini, anak – anak telah diperkenalkan pada buku dan diajarkan untuk membaca beraneka ragam terbitan buku. 

Melalui buku penulis dapat berkomunikasi dengan pembaca menyampaikan informasi sesuai dengan tema yang akan kita tuangkan.

Kondisi pemasaran atau penjualan buku kembali kepada kondisi minat baca, isi buku, trend serta fungsinya. Selain itu faktor lain yang mempengaruhi angka statistik penjualan buku adalah kultur, budaya, kondisi sosial serta perekonomian di masyarakat.  

Kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda dunia juga bagian dari kondisi yang tidak dapat dihindari berdampak kepada penurunan penjualan buku. Berdasarkan Dari analisa pasar dan diungkapkan Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), seperti yang dikutip dari situs resmi www.ikapi.org, industri penerbitan nasional terdampak cukup keras dalam terpaan pandemi. Lantaran, tutupnya toko-toko buku, sekolah-sekolah, dan pengadaan buku oleh dinas/perpustakaan.

Berdasarkan hasil survei Ikapi, sebanyak 58,2% penerbit mengeluhkan penjualan yang turun lebih dari 50%. Separuh penerbit juga menyebutkan merosotnya produktivitas karyawan secara tajam dalam kondisi work from home (WFH) saat ini. Bahkan, sebanyak 60,2% penerbit menyatakan bahwa mereka hanya sanggup menggaji karyawan selama tiga bulan dan hanya 5% yang menyatakan sanggup bertahan sampai satu tahun.

Namun fenomena menarik di industri penerbitan buku pada masa pendemi adalah bertumbuhnya penjualan di kanal online dan Directselling. Fenomena lain yang perlu dicatat oleh para pemasar di industri penerbitan buku adalah perubahan pola perilaku konsumen, khususnya segmen remaja. “Konsumen remaja tidak lagi melihat harga, tapi gimmick. Mereka juga selalu ingin menjadi orang yang pertama mendapatkan produk bukunya."

Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik . Kenapa demikian , hal ini dapat dilihat dari jenis – jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokkan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).

Sebagai Penerbit Mayor, Penerbit ANDI Offset telah menerbitkan buku lebih dari 15.000 judul buku yang telah di kelompokkan menjadi 32 katagori hal yang dilakukan pemetaan berdasarkan segmentasi jenis katagori buku yang diterbitkan. 

Pada umumnya kegiatan pemasaran buku berkaitan dengan berkoordinasi beberapa kegiatan bisnis .  Sehingga strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :

  1. Faktor Mikro yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
  2. Faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.

Strategi Pemasaran buku yang telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line) dan strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ), dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas. Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :

A. Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara. (On Line )

    1. Pentingnya Transformasi Digital 

Dampak dari pandemi COVID-19 telah mengubah dunia menuju era Low Touch Economy. Era ini ditandai dengan interaksi antar individu yang minim sentuhan fisik atau low-touch, keharusan mengecek kesehatan dan keselamatan, perilaku yang baru hingga pergeseran di sektor-sektor industri., terutama sektor Industri Perbukuan. Perubahan ini tentu akan berdampak ke banyak hal, mulai dari tempat bekerja, Cara belajar – mengajar ,  kehidupan keluarga hingga aktivitas sosial. Strateginya yang utama yang kita pakai adalah Digital Marketing dalam melakukan transformasi mendasar pada bisnis penerbitan buku .
Adapun Manfaat Digital Marketing antara lain :

    • Biaya lebih relatif terjangkau atau murah
    • Daya Jangkauan sangat luas 
    • Mudah menentukan target pasar buku yang akan kita tawarkan sesuai katagori
    • Komunikasi dengan Konsumen Lebih Mudah
    • Lebih cepat popular 
    • Sangat Membantu Meningkatkan Penjualan 
    • Mudah di evaluasi dan di kembangkan

Strategi On Line ini kurang lebih ada lima stretegi yang kami lalukan yaitu:

Pertama, melakukan pengelolaan secara intens terhadap buku-buku best seller-nya, yang saat ini jumlahnya mencapai 100 best seller.

Kedua, Penerbit ANDI  juga massif menggelar program Pre Order melalui toko buku online, e-Commerce, maupun reseller individu. “Tak hanya itu, kami juga menjual merchandise, e-book, hingga buat content.

Ketiga, Penerbit ANDI  juga melakukan optimalisasi di semua lini produk, baik optimalisasi promosi, branding, hingga reseller. “Objektifnya, buku sudah bukan lagi untuk dibaca, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat".

Keempat, Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi stock produk melalui program bundling dan online.

Kelima, Penerbit ANDI Offset juga mengelola Dead Stock, yakni mengelola buku-buku yang tidak terjual melalui program diskon dan melakukan books fair / pameran buku secara On Line.
 

    2. Pemasaran Buku Lewat Komunitas

Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas  akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
 
Penerbit ANDI juga terus mengadakan aktifitas pemarasan lewat komunitas dengan mengadakan webinar lewat link  Zoom , Live ..Youtube TV. ANDI, dengan tema – tema yang menarik.
 

B. Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).

Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Kami Penerbit Andi telah mempunyai 90 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini kita kelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :
    1. Strategi Pemasaran di Toko Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka  kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional.

    2.  Target pasar buku yang akan kita tawarkan sesuai katagori 

    • Komunikasi dengan Konsumen Lebih Mudah
    • Lebih cepat popular 
    • Sangat Membantu Meningkatkan Penjualan 
    • Mudah di evaluasi dan di kembangkan

    3. Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara , antara lain :

      • Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
      • Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
      • Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
      • Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan,  Program TAB, Program TAM , dll )
      • Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.
C. Strategi pemasaran buku yang terakhir yaitu Directselling

Direct selling atau penjualan langsung dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun bisnis yang fleksibel dan berbiaya rendah. Cara ini memungkinkan kita untuk mengurangi biaya iklan, menghindari biaya overhead, dan membangun hubungan pelanggan yang tahan lama dan jangka panjang.

Dari pemaparan narasumber, bahwa Startegi pemasaran jika dikaitkan dengan volume penjualan mempunyai pengaruh terhadap peningkatan laba perusahaan dari suatu produk. Volume penjualan yang menguntungkan merupakan tujuan dari konsep pemasaran. 

Manajemen pemasaran adalah suatu usaha perencanaan dan pelaksanaan yang berkenaan dengan pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan atau pengendalian kegiatan pemasaran dalam suatu perusahaan agar dapat mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien.

Dengan adanya produk-produk sejenis yang beredar dipasaran akan menimbulkan persaingan. Disinilah peranan Tim Marketing harus mampu melakukan analisis untuk mengatahui pasar dan lingkungan pemasaran kemudian menerapkan strategi pemasaran sehingga perusahaan tersebut mampu bertahan dan bersaing secara profesional.

11 komentar:

  1. Selalu termantap... siapkan strategi pemasarannya bunda agar bulu Solonya Lars manis...

    BalasHapus
  2. Mantap, tetap menulis di antara segudang tugas dan aktivitas

    BalasHapus
  3. Mantapp... paket lengkap. Semangat selalu bu

    BalasHapus
  4. keren Bu sukses selalu dengan komitmen yang selalu terjaga

    BalasHapus
  5. Semakin rancak tulisannya buk yanti, lanjut buku solonya lagi buk

    BalasHapus
  6. makin keren blognya bu... semakin banyak buku diterbitkan maka semakin bergairah tim marketing untuk berinovasi.

    BalasHapus
  7. Yakinlahhh kalau bunda NDY pasti bisa walau sesibuk apapun

    BalasHapus
  8. Walau kegiatan sangat padat semoga semakin semangat dalam menerbitkan buku

    BalasHapus
  9. Selalu terdepan Bu Nur.. mantapp 👍👍

    BalasHapus