KUMERASA

Kumerasa jijik, akan tingkah mereka

Kumerasa resah, bagian dari tubuhku hanya berhiaskan kotoran mereka

Entah dimana mata dan hati selama ini

Kembali dan terus kembali kotoran berdatangan hampir menutupi tubuhku

Ahh, apa yang terjadi dengan mereka?

Setelah semua kuberikan yang aku miliki, bahkan mereka merampas, memperkosa

Hasrat dan napsu tak lekang oleh waktu, selalu kembali

Segelintir nurani yang putih mengais, mencari

Namun tak seberapa besar dengan napsu yang mereka tumpahkan padaku

Kumerasa hancur

Kumerasa resah

Kasar mereka menindasku

Akankah jiwa tersadar dari mereka?


Tangerang Selatan, 01 Februari 2022




12 komentar: