Menulis Buku Mayor

Pukul 15.31 WIB, melalui info di WhatsApp Group Kelas BM 23. Bu Aam menyampaikan bahwa kelas pelatihan malam ini akan maju setengah jam, tepat 18.30 WIB. Prof Eko hanya memiliki satu jam saja, pukul 19.00-20.00 WIB. Manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menembus penerbit mayor PT Andi dan kolaborasi bersama Prof. Ekoji.

Pertemuan 7 malam ini, 31 Januari 2022 tema Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu, dengan moderator yang energic dan ceria always ibu Aam Nurhasanah, M. Pd. 

Siapa Prof. Ekoji? Beliau adalah Prof. Richardus Eko Indrajit atau Eko Indrajit seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika asal Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita. Selain dikenal sebagai sosok penggerak riset informatika dan teknologi digital, Eko Indrajit adalah narasumber yang aktif di berbagai seminar, lokakarya, dan penulis buku serta jurnal yang telah dipublikasikan di dalam maupun luar negeri. Profil lengkap beliau dapat di akses di sini.

Banyak hasil karyanya yang telah diterbitkan secara nasional dan menjadi referensi berbagai institusi pendidikan, sektor swasta, dan badan pemerintahan di Indonesia – diluar beragam artikel dan jurnal ilmiah yang telah ditulis untuk komunitas nasional, regional, dan internasional. Seluruh karyanya ini dapat dengan mudah diperoleh melalui situs pribadi http://www.eko-indrajit.com atau http://www.eko-indrajit.info. Sehari-hari dapat dihubungi melalui nomor telepon 0818-925-926 atau email indrajit@post.harvard.edu. 

Bu Aam selaku moderator menyampaikan pengalamannya yang luar biasa selama mengikuti kelas Belajar Menulis Bersama Om Jay, adalah ketika hasil karyanya menembus Penerbit Mayor dan terpajang di rak toko buku Gramedia di seluruh Indonesia. Tidak hanya buku fisik, Penerbit Mayor juga menyediakan buku digital (e-book) yang dapat diakses melalui situs tertentu.

Prof. Ekoji menyampaikan pengalaman beliau mulai senang menulis semenjak tahun 1999, ketika itu usia beliau 30 tahun. Yang membuat beliau menjadi seorang penulis adalah sejumlah mahasiswa yang mendesak agar beliau menuliskan hal-hal baru pasca kerusuhan Mei 1998, akibat mereka tidak lagi sanggup membeli buku-buku terbitan luar negeri yang mahal harganya. Hal yang beliau lakukan adalah mencari sumber-sumber buku asing yang kemudian disusun dalam bentuk pemaparan yang mudah dimengerti dalam bahasa Indonesia dan dirangkum dalam satu buku. Hasil yang beliau capai luar biasa, bahwa karyanya banyak diminati. Sehingga  semenjak tahun 2000, beliau konsisten menulis buku dan dalam satu tahun menerbitkan 2-3 buku. 

Yang menjadi inspirasi beliau untuk menyusun buku bersama dengan guru-guru hebat selama masa pandemi ini berawal dari pertemuan beliau dengan Ardiansyah seorang mahasiswa yang pintar dan kritis. Saat itu Ardiansyah dan teman-teman sedang ketagihan menjadi praktisi open source, yaitu software-software gratis yang berkembang sebagai bentuk "protes" dari komunitas programmer dunia atas dominasi Microsoft yang harus berbayar mahal.

Peran Prof. Ekoji sebagai penulis kedua, memberikan arahan dan masukan mengenai mengedit dan menyarankan tata struktur isinya. Buku tersebut memiliki banyak peminat ketika diterbitkan karena memperkenalkan Linux yang mudah dan ringan serta progam yang menggunakan bahasa Indonesia.

Selain Gramedia, Grasindo, dan Elexmedia Komputindo, Penerbit ANDI Yogyakarta juga menerbitkan karya-kaya Prof. Ekoji.

Ada kriteria yang harus dipenuhi agar tulisan bisa diterbitkan oleh penerbit mayor pertama konten atau judul yang menarik (yang sedang menjadi tren pemincaraan) dan penulis yang dikenal (karena memiliki track record bukunya laku di pasaran). Salah satu dari dua itu dapat menjadi pertimbangan, tetapi kalau ada dua-duanya akan menarik bagi penerbit mayor untuk mempublikasikannya dalam bentuk buku fisik maupun e-book.

Dari pemaparan yang disampaikan oleh Prof. Ekoji ada tahapan untuk menulis buku mayor cepat dalam dua minggu;

  1. Subcribe Youtube Ekoji dan tentukan satu konten video yang menarik 
  2. Tuliskan isi dari konten video APA YANG NARASUMBER UTARAKAN di dalam video dalam bentuk tulisan
  3. Strukturkan pembahasan tersebut dalam bentuk 5W+1H - apakah judulnya (WHAT), mengapa judul tersebut penting (WHY), siapa yang membutuhkannya (WHO), dimana judul tersebut dapat diimpelemntasikan (WHERE), kapan menerapkannya (WHEN), dan bagaimana mengimplementasikannya (HOW).
  4. Dari hasil yang dibuat, memperlihatkan draftnya kepada Prof. Ekoji agar dapat beliau teliti dan komentari.
  5. Selanjutnya meminta guru terkait MEMPERKAYA pembahasan dengan menambahkan kontennya dari sumber-sumber refrerensi lain. 
Dari kelima langkah ini lakukan dalam 2-4 minggu. Apapun hasilnya agar diberikan kepada Priof. Ekoji di akhir bulan.
Setelah jadi bukunya (biasanya minmal 100 halaman), selanjutnya diserahkan draft ke Penerbit ANDI Yogyakarta sebagai mitra PGRI dan EKOJI CHANNEL ACADEMY. Dari situ penerbit mayor akan membacanya dan menelaahnya. Biasanya 1-2 bulan kemudian, rombongan guru-guru yang menulis tersebut akan mendapatkan pengumuman terkait dengan SIAPA SAJA YANG BUKUNYA DIPUTUSKAN UNTUK DITERBITKAN dengan revisi minor, atau dengan revisi mayor. Juga keputusan terkait dengan apakah akan diterbitkan dalam bentuk publikasi fisik atau elektronik (keduanya sama-sama prestis).

Melalui tahapan yang disampaikan oleh narasumber, para peserta BM memiliki kesempatan untuk menulis buku mayor dalam dua minggu. 

Bagaimana mengembangkan tulisan dalam 2-4 minggu hingga menghasilkan sebuah buku pada FEBRUARI ROMANTIS yang di tentukan oleh Prof. Ekoji?

Prioritas

Fokus

Make Design Thinking from Content

29 komentar:

  1. Luar biasa pemaparan prof eko Indrajit. Singkat dan padat isinya. Hal yg kita pelukan adalah tindakan nyata. Segara daftar kelas prof eko Indrajit.

    BalasHapus
  2. Siap Om Jay, mulai menyimak vidio Prof Eko mencari konten yang menarik

    BalasHapus
  3. Jreng jreng, Tetehku semangat ku. Melaju maju Yeh, sukses always

    BalasHapus
  4. Pebruari seromantis romantisnya semangat

    BalasHapus
  5. Keren sekali mbakku, tak bosen2nya mataku

    BalasHapus
  6. Mantap, luar biasa tulisannya

    BalasHapus
  7. Tema blognya asik, resumenya juga menarik. Semangat.

    BalasHapus
  8. Selalu top tulisan lengkap.. semangat Bu dwi

    BalasHapus
  9. Selalu terdepan...Mantap Bunda

    BalasHapus
  10. Menjadi terbaik dan semoga kita smaa smaam bisa

    BalasHapus
  11. Terus melaju dan kobarkan semangat menulis.

    BalasHapus
  12. Cakeeep...semangat 2022. salam literasi

    BalasHapus
  13. Bisa jadi referensi untuk penulisan blog.keren bu. 👍

    BalasHapus
  14. Tulisannya selalu rapi idenya lancar terus... Salutt

    BalasHapus
  15. selalu menarik dan enak dibaca. terimakasih semangatnya dan link yang dibagikan...

    BalasHapus
  16. Wow... tulisan dan bloggnya luar biasa keren Bu....

    BalasHapus
  17. Makin kereeen saja bu Yanti.....bagi dong resep tercepattttnya.....

    BalasHapus
  18. Iyes3.. semua di depan.. aku cukup nginthil
    Dibelakang saja.. hehee

    BalasHapus
  19. Selalu terdepan bunda nur...mantap, keren...👍👍

    BalasHapus
  20. Masya Allah ,keren sekali Bunda ,jadi inspirasi buat saya

    BalasHapus