Era Teknologi Bebas Namun Tanggung Jawab

Hari ini Senin, 13 Desember 2021 pertemuan ke 19 GMLD.
Tema materi Era Teknologi Bebas namun Tanggung Jawab yang akan disampaikan oleh Ibu Rifatun, M. Pd dan selama kegiatan berlangsung dipandu oleh Ibu Rosmiyati.
Profil pemateri "Rifatun, M.Pd. Lahir pada tanggal 28 Desember 1964. Pendidik juga meminpin Satuan Pendidikan di SDN Ledok 02 Salatiga. Selain aktif beroganisasi juga memiliki beberapa prestasi juga penulis antologi."

Bu Rosminiyati selaku moderator membuka kegiatan dengan mengingatkan bahwa peserta GMLD akan dinyatakan berhasil dan lulus dengan ketentuan sebagai berikut:

1.    Minimal mengikuti 16 materi dari 20 materi yang diberikan di kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) yang dibuktikan dengan daftar hadir yang tersedia di deskripsi grup WA GMLD.

2.    Menulis resume di blog pribadi minimal 16 resume materi yang diberikan narasumber dari 20 materi yang dibuktikan dengan mengisi form pengumpulan resume.

3.    Menulis minimal 1buku antologi yang dibuktikan dengan namanya tercantum pada daftar penulis buku tersebut (peserta akan mendapatkan sertifikat penulis dari penerbit).

Kemudian dilanjut ke kegiatan inti, yang di sampaikan oleh bu Rifatun.

Apa Era Digital?

Inilah pertanyaan yang mengawali materi pada kegiatan hari ini. 

Kita tahu bahwa dunia mengalami revolusi, suatu perubahan dan perkembangan yang lekat dengan kehidupan manusia.

Era teknologi adalah masa dimana informasi dapat dengan mudah , cepat dan singkat untuk di terima, disebarluaskan dan dimanfaatkan.

Perkembangan teknologi telah mempengaruhi nilai kehidupan suatu masyarakat. Melalui teknologi suatu budaya akan mengalami perubahan. Budaya EFESIENSI,  sangat berpengaruh dalam kecepatan dan ketepatan produktifitas manusia.

Tranformasi dimasa era teknologi tidak dapat kita hindari. Seluruh aspek kehidupan tidak lepas dengan teknologi. Melalui teknologi manusia diberikan kemudahan dalam menuntaskan pekerjaan. Melalui teknologi dunia berada di genggaman kita.

Literasi Digital bertujuan peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar kita dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab  serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman. Manusia memiliki otoritas penuh dalam memanfaatkan teknologi bukan sebaliknya, kebebasan dalam berinteraksi harus dilandasi rasa tanggung jawab dan sesuai dengan tujuan yang baik. 

Etika dalam bermedia sosial sangat penting sebab perkembangan komunikasi digital memiliki karakteristik komunikasi global, yang melintasi batas-batas geografis dan batas-batas budaya. Kita hidup berdampingan dengan dunia digital, namun kita harus memposisikan diri, kapan kita berinteraksi di dunia digital, kapan pula waktunya bersentuhan secara langsung dengan realitas nyata. Hal yang perlu kita cermati adalah bagaimana caranya dunia digital tidak mereduksi nilai-nilai manusia dalam berinteraksi sosial.

Berikut beberapa etika dalam bermedia sosial menurut Plt Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Slamet Santoso: 

  1. Kenali aturannya.
  2. Pahami batas usia pengguna media sosial
  3. Perhatikan unggahan
  4. Saring sebelum sharing
Era teknologi merupakan revolusi Industri ke 4.0 yang menuntut kita selaku pendidik mengembangkan sistem pendidikan berbasis keterampilan dan kompetensi globalisasi, lebih kreativitas, memiliki pemikiran yang kritis, mampu kolaborasi dan berkomunikasi dengan komunitasnya, dan dapat menanggapi tuntutan secara kompetetif di berbagai aspek dengan tanggung jawab.
Teknologi digital berbasis revolusi industri 4.0 memberi banyak peluang tanpa batas dengan hadirnya banyak fasilitas aplikasi yang tercipta mengubah dunia pendidikan.

Tranformasi digital telah memberikan banyak tantangan dan peluang, perubahan budaya mau tidak mau harus dihadapi. Peran kita sebagai pendidik meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam literasi digital dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses mendidik dan mengajar peserta didik ke arah yang lebih baik.


3 komentar:

  1. Gercep, lengkap dan rapi. Salut. Semangat tak oadam meskipun sdh dipenghujung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat terus berkat para pembimbing GMLD dan Om Jay ..Bu Ros..😃

      Hapus
  2. Mantap Bu Yanti, selalu cepat dan semangat

    BalasHapus