CERITA SUKSES AKUN BELAJAR.ID

Pandemi Covid-19 yang telah melanda di Indonesia berdampak luar biasa terhadap berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan.

Sejak diberlakukan protokoler Social Distance pada bulan Maret di kota Tangerang Selatan, maka semua kegiatan pembelajaran dilakukan di rumah. Dalam waktu singkat semua tenaga pendidik harus melakukan persiapan pembelajaran jarak jauh.

Proses pembelajaran jarak jauh yang digunakan di SDN Muncul 03 yaitu melalui luring dan daring, luring ketika peserta didik diberikan materi pembelajaran dengan cara mengunduh dan menyimpan sehingga bisa dipelajarai secara offline, sementara daring melalui aplikasi WhatsApp, google classroom, dan video pembelajaran. Demikian juga ketika peserta didik menyampaikan dan melaporkan hasil kerja dengan cara yang sama. Ketiga aplikasi tersebut digunakan pada PJJ dengan pertimbangan 90% peserta didik atau orangtua merupakan anggota grup kelas pada aplikasi tersebut. 

Namun permasalahan timbul dengan kapasitas memori gadget yang tidak mendukung bahkan memori pada google drive mulai penuh. Hal ini mengakibatkan beberapa guru memakai 2 atau 3 email agar dapat menampung kapasitas file pada proses PJJ.


Pada pertengahan September 2020 permasalahan ini mulai bisa teratasi dengan adanya bantuan Chroomebook dari Kemendikbud dan akun belajar.id.

Dari 382 siswa siswa kelas 5 dan 6 mulai mengaktifkan akun belajar.id termasuk 18 guru, 2 tenaga admin dan kepala sekolah. 

Sosialisasi dan penerapan aplikasi Google Workspace for Education gencar dilaksanakan sekolah, kesempatan belajar siswa pun mulai terpenuhi dengan maksimal khususnya siswa yang tidak memiliki fasilitas gadget atau terhambat karena jaringan mereka dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dengan memanfaatkan Chroomebook sebanyak 15 unit bantuan dari Kemdikbud.


Aktifasi akun belajar.id


Aktifasi akun belajar.id dengan mengadakan sosialisasi kepada guru, melalui langkah-langkah yang dipaparkan dan dipraktekan langsung baik melalui gadget atau laptop.




Pemanfaatan akun belajar.id


Manfaat akun belajar.id bagi guru juga peserta didik sungguh luar biasa. Beberapa aplikasi dari Google Workspace membantu proses KBM selama masa PJJ. Kapasitas penyimpanan di drive tidak terbatas sehingga guru dapat membackup dan menyimpan bahkan berbagi file atau drive tanpa rasa khawatir full storage.

Kelas virtual pun berjakan lancar dengan menggunakan Google Classroom dan Google meet tanpa khawatir terputus karena limit waktu.
Penyampaian materi dengan menggunakan Google Slide, Google docs, dan Jamboard dimanfaatkan saat proses KBM berlangsung.

Selain itu dengan menggunakan akun belajar.id ada banyak tambahan yang berbeda dengan menggunakan akun biasa. salah satunya Drive bersama.




Pengimbasan

Kegiatan sosialisasi tidak hanya sebatas internal di sekolah saja, tim trainer yang sudah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh GTK Kemdikbud dan Refo mulai menyusun program pengimbasan. 
Ada rasa pesimis ketika merancang program pengimbasan, mengingat untuk di wilayah Kota Tangerang Selatan, himbauan melalui surat edaran Kemdikbud No. .2251/B.GT.00.04/2021 terkait aktifasi akun belajar.id kurang begitu cepat tanggap.

Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pengimbasan di tingkat Kecamatan Setu, program pengimbasan mendapat dukungan luar biasa dari pengawas Wilayah Kecamatan Setu Bapak Suhartono, MPd, juga dari Ketua PGRI Kecamatan Setu Ujang Sopyan, S. Pd. Selanjutnya melalui PGRI dan Pengawas diadakan pertemuan di tingkat kecatmatan oleh pengurus PGRI Kecamatan Setu dilanjutkan di KKG, Gugus, dan K3S.



Kegiatan pengimbasan dikemas dalam bentuk webinar yang diselenggarakan 3 hari, Tim trainer Suhartono, M. Pd (Pengawas Kecamatan Setu), Afifah Purnamasari, M. Pd (SDN Muncul 01) dan Nur Dwi Yanti, S. Pd (SDN Muncul 03) berkolaborasi dalam penyampaian materi interaktif, peserta yang mengikuti mencapai 188 peserta yang terdiri dari guru-guru di Wilayah Kecamatan Setu, Ciputat dan dari luar daerah.
Penerapan webinar melalui pendekatan kolaborasi, dengan melibatkan semua peserta dalam penerapan aplikasi Google Worksapace for Education sehingga kegiatan tidak monoton.



Peserta dapat berkolaborasi melalui Chat Room, Google Classroom serta memperoleh materi pelatihan dan E-Sertifikat Google Workspace for Education yang dikeluarkan oleh GTK Kemdikbud bersama Refo Indonesia secara gratis.

Melalui kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan profesionalisme guru dalam menghadapi era Digital yang terus berkembang dan memajukan dunia pendidikan.




 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar