Oray-orayan, luar leor ka sawahEntong ka sawah, pare na keur seudeng beukahOray-orayan, luar leor ka kebonEntong ka kebon, di kebon loba nu ngangon
Potongan kawih di atas adalah salah satu lagu kaulinan (permainan) wilayah Tatar Sunda. Permainan tradisional ini dimainkan bersama-sama yang memiliki nilai kearifan lokal. Kebersamaan, kerjasama, serta keteraturan.
Kondisi tersebut tidak dapat kita hindari, disinilah peran pendidik untuk mengenalkan ragam jenis permainan tradisional bahkan dapat dimodifikasi atau dikembangkan dengan unsur teknologi, sebagai bentuk pembelajaran inovatif.
Bagaimana kita dapat menerapkan jenis permainan tradisional dalam proses pembelajaran?
Hal yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan materi ajar, menentukan indikator dan tujuan pembelajaran, petunjuk kegiatan kemudian rubrik penilaian. Dari 3 unsur tersebut maka guru dapat menentukan beberapa aspek budaya, kognitif, afektif dan psikomotorik sehingga tercapai tujuan pembelajaran.
Indonesia adalah negara yang sangat kaya dengan ragam budaya, jenis permainan tradisional pun dapat kita temukan di berbagai daerah dengan nama, alat dan jenis permainan.
Unsur budaya, interaksi dan komunikasi dari permainan tradisional akan membangun karakter peserta didik ke arah yang lebih baik. Kembangkan model pembelajaran yang menyenangkan. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan merupakan bagian dari tugas kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar