Udara cukup terik, saat itu aku duduk di bangku plastik usang.
Kulihat seorang pemuda dengan tas ransel dipunggung memegang botol minuman mineral
Rasanya terlihat segar tuk melepas dahaga..Sementara aku cukup menelan ludah hanya melihat gambar..
Tidak lama hpku berbunyi, gambar baru kuterima dengan ragam minuman terpajang digerobak penjual...
Ya Tuhan, mengapa ujian ini datang saat ku tak dapat bergerak tepaku dengan bangku plastik usang di sini, berharap.
Peluh mulai membanjiri kening dan punggungku...kembali ku menelan ludah. Sampai kapan aku terkunci di bangku plastik usang ini menanti anakku untuk segera menjemput dan membawaku pulang
Kan kubalaskan segera hutang dahagaku...
He he kembangkan lagi narasi ,akan jadi banyak bu
BalasHapusIkut ujian dr Om Jay...🤣🤣
HapusMantap Bu... Kembangkan terus tulisannya ...
BalasHapusKeren bnget mbakku🤩🤩🤩😍
BalasHapussangat inspiratif tulisannya, teruslah menulis!
BalasHapusTerima kasih om Jay..😊
Hapus