@Cerpen
“Mana senyumnya, De,” tegur kakak matanya sedikit melotot.Syafa menarik mulutnya sehingga membentuk senyuman. Wajah nenek senang dan memeluk Syafa penuh kerinduan. Kemudian dari balik kainnya dikeluarkan permen,
“Nenek punya permen buat dede,” kata nenek.
Syafa menerima dengan berat hati, dia melirik kakak yang masih menatapnya dengan pandangan menyeramkan. Tanpa sadar Syafa tertawa mebayangkan wajah kakak seperti Grumpy tokoh kartun pemarah.
Kembali nenek memeluk Syafa melihat cucunya tertawa.
“Nek, dede mau ambil minum dulu ya. Terima kasih permennya,” kata Syafa melepaskan pelukan nenek.
Nenek tersenyum. Ketika mama mengajak nenek berbicara, segera Syafa berlari kecil keluar kamar.
Namun tiba-tiba Grumpy sudah berdiri dihadapannya, “Opss, kakak bikin kaget..” ujar Syafa terkekeh membayangkan wajah kakaknya berubah seperti Grumpy.
“Dede, kok tega sama nenek,” tegur kakak tidak suka dengan sikap adiknya.
“Habis nenek kalau bicara diulang-ulang…,” protes Syafa sambil memainkan ujung kaki kanannya dan menunjukan wajah polosnya.
Ingin rasanya kakak mencubit gemas, melihat tingkah adiknya.
“Nenek itu sudah tua, de. Nenek orangtua mama,” jelas kakak. “Senyum itu sedekah dan ibadah, senyum membuat orang lain bahagia. Dede ingat mama selalu tersenyum saat kita mengalami kesulitan dan saat kita sedih membuat kita kembali bersemangat.”
Syafa terdiam, teringat saat mama menangis dalam doa untuk almarhum papa. Dia menghibur mama dengan senyuman dan canda sehingga mama kembali ceria. Hufff... Syafa merasa menyesal.
Tiba-tiba Syafa membalikan badan dan berlari ke arah kamar nenek, “Nenek…! Dede bawa hadiah buat nenek,!" teriakkannya mengejutkan mama dan nenek. "Dede bawa senyuman terindah untuk nenek….”
Tangerang Selatan, 26 Agustus 2021
#Bagian dari antologiku yang sudah diterbitkan pada tahun 2021
Cerita penuh hikmah dari kakak yang "pemarah".
BalasHapus🤣🤣🤣
HapusCerita yg edukatif, keren..
BalasHapusTerima kasih ambu..😉😉
HapusTerima kasih..
BalasHapusTerus menginspirasi . Dengan karya2 yg fresh..
So sweet..
BalasHapusDede bawa senyuman terindah untuk Nenek.
Hadiahnya keren, senyumam terindah.
BalasHapussenyuman itu membuat hatiku meleleh ...
BalasHapusCerita singkat, tapi muncul keseruan. Sip....
BalasHapusAkhirnya mau memberikan senyum terindahnya. cerpen yang seru.
BalasHapusSyafa sayang keluarga. Cerpen bagus. Font di blog ini juga enak dipandang mata.
BalasHapusIni senyum terindahku... Cerpen yang dangat bagus bu..
BalasHapus