Rabu, 16.05 WIB
Pertemuan 17
Pemateri hari ini adalah Ms. Maria Magdalena Sumakul, seorang guru yang luar biasa. Sebagai Game Creator dan juga penulis buku anak berbasis IT, juga Buku Coding, ‘Saya Bisa Coding’ Level 1, 2, 3, 4; Buku Panduan Guru & Orang Tua Untuk SD / MI.
Sore ini 😀 tepatnya menjelang sore Ms. Phia selaku moderator membuka lebih awal pertemuan ke 17.
Prepare minuman segar and cemilan...cepuluh...🍪🍹 menemaniku
Who is Ms. Maria, saya langsung teringat game and coding, next, search, cuss dan menemukan link ini 😉
Setelah nonton YouTube yuk kembali ke web.whatsapp hihi...😁
Dilansir dari data https://andi.link/hootsuite-we-are-social-indonesian-digital-report-2021 disampaikan oleh Ms. Maria bahwa dari total populasi (jumlah penduduk): 274,9 juta di Indonesia
- Pengguna Mobile Unik: 345,3 juta (125,6% dari jumlah populasi di Indonesia)
- Pengguna Internet: 202,6 juta (73,7% dari jumlah populasi di Indonesia)
- Pengguna Media Sosial Aktif: 170 juta (61,8% dari jumlah populasi di Indonesia)
- Rata-rata setiap hari waktu menggunakan internet melalui perangkat apa pun: 8 jam, 52 menit.
- Rata-rata setiap hari waktu melihat televisi (broadcast, streaming dan video tentang permintaan): 2 jam, 50 menit.
- Rata-rata setiap hari waktu menggunakan media sosial melalui perangkat apa pun: 3 jam, 41 menit.
- Rata-rata setiap hari waktu menghabiskan mendapatkan musik: 1 jam, 30 menit.
- Rata-rata setiap hari waktu bermain game: 1 jam, 16 menit.
Dari data di atas menunjukan bahwa aktivitas keseharian penduduk di Indonesia tidak lepas dari informasi berbasis data digital.
Mengingat kembali kita diingatkan tentang pemahaman dengan Literasi Digital.
Manfaat dari Literasi Digital yaitu:
- Menambah wawasan
- Meningkatkan sikap kritis
- Menambah penguasaan kosakata
- Meningkatkan kemampuan verbal
- Meningkatkan daya konsentrasi
- meningkatkan kemampuan merangkai kata
Adapun hubungannya Literasi Digital di dunia pendidikan yaitu dapat membuka akses lebih luas dalam memperoleh informasi. Adapun Relevansi Literasi Digital di masa Pandemi bahwa pemanfaatan teknologi dapat mengakselerasi transformasi pendidikan dan mendorong lompatan kemajuan khusunya di masa Pandemi dengan diimbangi kompetensi kecakapan digital.
Kecakapan digital merupakan pondasi yang harus diterapkan kepada peserta didik.WHY?
Karena anak-anak sangat rentan terhadap informasi yang bersifat negatif bahkan dapat mempengaruhi pola pikir dan tingkah laku mereka.
Berikut slide paparan Ms. Maria
Seperti kita ketahui bahwa guru sebagai agen perubahan harus mampu menjalankan fungsinya. Berikut terdapat beberapa aktifitas yang mesti dilakukakan oleh agen perubahan, aktifitas tersebut antara lain:
- Catalyst (penghubung), menggerakkan suatu masyarakat untuk melakukan perubahan.
- Solution giver (memberikan solusi), memberikan solusi dalam suatu pemecahan masalah yang terjadi.
- Process helper (memberikan pertolongan), sebagai tokoh yang membantu dalam proses perubahan.
- Resources linker (sumber-sumber), sebagai penghubung dengan sumber-sumber yang diperlukan untuk memecahkan masalah yang terjadi.
Melalui Literasi Digital maka guru dapat meningkatkan kapasitasnya dalam menerapkan dan mengitegrasikan bentuk pembelajaran yang menarik melalui pemanfaatan digital. Selain itu bagi siswa akan membangun siswa bersikap kritris dan selektif dalam pemahaman dan mendapatkan informasi, selain itu akan memperkaya perbendaharaan kata dan mengenal lebih luas pengetahuan melalui media digital baik audio maupun visual.
Praktek yang baik literasi digital yaitu dengan memaksimalkan teknologi digital dan menuntun siswa menggunakan dengan baik, benar dan bertanggung jawab.
Tambah semangat dengan materi yang disampaikan Ms. Maria.
Wah keren ini...
BalasHapuscemangat yes... Bu Mien...lope2
HapusOk punya Bu Dwi Yanti lengkap
BalasHapusMANTAP... lengkap bu...
BalasHapusWaw Bu Yanti memang luar biasa tercepat dan terlengkap bu
BalasHapus